Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

September 28, 2022

rakyat62.id – Balita berusia 4 tahun di Kota Samarinda Kalimantan Timur menjadi korban pencabulan yang dilakukan remaja berumur 15 tahun.

Kejadian tersebut membuat terjadi saat suasana sepi.

Korban sama sekali tidak penah menyangka jadi korban pencabulan .

Saat siang hari, sang ibunda pun mengajak Mawar beristirahat.

Namun tidak seperti biasanya, bocah 4 tahun tersebut bukannya tertidur tetapi justru menangis dan mengeluh sakit pada bagian kemaluan.

“Juga katanya kalau kencing keluar darah,” jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Reskrim Kompol Andika Dharma Sena saat dikonfirmasi Jumat (9/9/2022).

Karena sang anak masih balita membuat sang Ibunda tidak curiga dan hanya mengira sang anak terjatuh saat bermain.

“Akhirnya ibunya bertanya ke sana ke mari dan terkuaklah fakta bahwa si anak telah disetubuhi oleh (Baga) tetangganya sendiri,” tuturnya.

Bak tersambar petir di siang bolong, ibu korban pun memeriksa tubuh sang buah hati dan mendapati noda bercak darah pada pakaian Mawar.

Ditangkap Polisi

Miris nasib seorang bocah sebut saja Mawar, menjadi korban tindak asusila remaja 15 tahun Baga bukan nama sebenarnya di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Perbuatan tak senonoh tersebut terungkap saat sang bocah mengatakan kepada ibunya untuk ingin buang air kecil, Kamis (8/9/2022) sekitar pukul 11.00 WITA.

Dia pun langsung mencari Baga yang kala itu ditemuinya di depan gang perumahan mereka yang berada di kawasan Loa Janan Ilir Samarinda.

Tidak dapat berkelit, Baga akhirnya mengakui bahwa perbuatannya tersebut dilakukan pada pukul 09.00 WITA saat korban sedang bermain seorang diri di depan rumah.

Tak terima atas kasus yang menimpa putrinya, keluarga korban langsung membuat laporan ke Mapolresta Samarinda.

Mendapatkan laporan tersebut, lanjut Kompol Andika Dharma Sena, pihaknya langsung mengantar korban untuk melakukan visum dan mengamankan barang bukti berupa pakaian korban.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan UPTD PPA untuk pendampingan korban.

“Kami juga berkoordinasi dengan Dinsos dan Bapas karena kan kasusnya baik pelaku ataupun korban sama-sama di bawah umur,” jelasnya.

Saat ini, tambahnya, pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti serta meminta keterangan para saksi, termasuk pelaku dan korban.

“Korban belum bisa dimintai keterangan karena masih trauma.

Sedangkan pelaku mengaku begitu gara-gara sering melihat film dewasa yang diperlihatkan temannya,” ucapnya.

Kasus ini tentu saja jadi pelajaran bagi kita semua. Bagaimana orangtua harus lebih safety terhadap pergaulan anak dan kebiasaan anak di rumah dan diluar rumah.

Sebab, pelaku kejahatan dengan mudah akan memanfaatkan kondisi untuk melakukan perbuatan tak senonoh. (Tribun Pekanbaru/Budi Rahmad)

Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul Bikin Gempar, Remaja Berumur 15 tahun Paksa Bocah 4 tahun Berhubungan Badan, Ortu Syok Lihat Ini

Kakak Adik di Samarinda Sekongkol Rencanakan Penjambretan, Sang Kakak Kini Masuk Penjara Lagi