Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Maret 25, 2023

Telset.id, Jakarta – Xiaomi bakal punya kejutan besar di tahun ini dengan lebih serius masuk ke pasar otomotif. Perusahaan asal China dikabarkan akan mengungkap prototipe mobil listrik Xiaomi pertama pada bulan Agustus nanti.

Sejatinya, ini bukanlah kendaraan listrik pertama yang dikeluarkan Xiaomi, karena sebelumnya sudah merilis skuter listrik Xiaomi M365. Mobil listrik akan segera menyusul.

Keseriusan Xiaomi pada pengembangan mobil listrik terlihat sejak tahun lalu, dimana perusahaan membuat komitmen untuk proyek mobil listrik Xiaomi pada tahun lalu. Xiaomi memastikan akan investasi senilai USD 10 miliar untuk proyek 10 tahun ke depan.

Dalam perkembangan terbaru soal proyek mobil listrik tersebut, pendiri Xiaomi, Lei Jun diharapkan akan mengungkap prototipe mobil listrik Xiaomi yang pertama pada bulan Agustus nanti.

BACA JUGA:

Mobil itu dirancang oleh HVST Automobile Design, yang bertanggung jawab atas mobil konsep Maven dari WM Motor. Setelah dipamerkan ke publik, mobil listrik Xiaomi akan mulai diuji coba.

Seperti dikutip Telset dari GSM Arena, Minggu (17/7/2022), setelah pengenalan prototipe mobil listrik Xiaomi dan tahap pengujian, maka selanjutnya akan masuk ke dalam proses produksi massal.

Prototipe Mobil Listrik Xiaomi
Prototipe Mobil Listrik Xiaomi (Foto: ArenaEV.com)

Pabrik manufaktur Xiaomi Auto dan pusat R&D akan dibangun di Yizhuang. Direncanakan mobil listrik pertama Xiaomi ini akan diluncurkan secara komersial pada tahun 2024 mendatang.

Anda bisa mengunjungi situs ArenaEV.com untuk mengetahui lebih banyak tentang pabrik mobil listrik buatan Xiaomi dan jajaran empat model mobil yang akan segera digarap.

Sebagai informasi, pada Agustus 2021 lalu, Xiaomi resmi memperkenalkan anak perusahaan terbaru yang bakal fokus di bisnis mobil listrik, yaitu Xiaomi EV atau Electronic Vehicle.

Kepada para investor, Lei Jun mengatakan bahwa perusahaan bakal mulai memproduksi secara perdana mobil listrik pada 2024 mendatang.

Sejumlah laporan mengatakan bahwa perusahaan menjalin kemitraan dengan pembuat mobil listrik merupakan langkah yang paling mungkin ditempuh oleh Xiaomi.

Xiaomi sempat disebut akan bermitra dengan perusahaan otomotif di negara asal, yaitu Great Wall Motor. Mereka kabarnya sudah sempat melakukan pembicaraan untuk menjajaki kerjasama kedua perusahaan.

Perusahaan raksasa teknologi China ini tidak main-main untuk terjun ke bisnis otomotif, khususnya mobil listrik. Buktinya, beberapa waktu lalu Xiaomi mengumumkan rencana untuk mengalokasikan investasi 10 miliar yuan atau sekitar Rp 22 triliun untuk unit bisnis barunya itu.

Kepada publik, Lei Jun pun turut menyatakan secara tegas bahwa bisnis mobil listrik akan menjadi proyek besar terakhir di bawah kepemimpinannya.

“Saya bersedia mempertaruhkan semua reputasi pribadi dan berjuang untuk masa depan kendaraan listrik pintar,” tutur Lei Jun dalam sebuah pernyataan.

Selain menggelontorkan dana, Xiaomi ketika itu juga mengonfirmasi telah melakukan akuisisi startup pengembangan teknologi mobil otonom, DeepMotion. [SN/HBS]

 

Artikel ini bersumber dari telset.id.