Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Oktober 1, 2022

rakyat62.id – Akun Twitter @bjorkanism ditangguhkan setelah mempublikasi terkait dugaan kebocoran data di beberapa instansi Indonesia pada Minggu, 11 September 2022.

Bjorka sebelumnya mengunggah beberapa dugaan data yang dimiliki Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Intelijen Indonesia (BIN).

Data-data kepolisian, marketplace, hingga Indihome juga sempat dikabarkan mengalami kebocoran oleh Bjorka . Meskipun pihak terkait menyangkal adanya kebocoran tersebut.

Kemudian, yang terbaru adalah data pembunuhan aktivis KontraS, Munir Said Thalib atau biasa dikenal sebagai Munir. Bjorka menyebut beberapa nama dalam unggahannya itu.

Beberapa nama yang ia sebut di antaranya Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi Purwopranjono, AM Hendropriyono, dan Presiden Indonesia yang menjabat saat itu, Megawati Soekarnoputri.

Tidak hanya menyebutkan nama-namanya, Bjorka juga menjelaskan kronologi terkait bagaimana Munir bisa terbunuh dalam pesawat sebelum mendarat.

Selain itu, Bjorka menyebutkan nama Pollycarpus Budihari Priyanto, yang dinyatakan olehnya sebagai sang eksekutor pembunuhan tersebut.

Sontak Bjorka ramai diperbincangkan oleh netizen Indonesia setelah mengunggah kronologi tersebut, hingga memuncaki trending topic di Twitter .

Namun, akun Bjorka @bjorkanism mengalami penangguhan alias suspend oleh pihak Twitter .

Berdasarkan penelusuran Pikiran-Rakyat.com terhadap Twitter @bjorkanism, tetapi yang muncul memang notifikasi penangguhan akun.

Tangkap layar hilangnya akun Bjorka di Twitter juga diunggah oleh akun Instagram @lamputerangofficial.

Netizen Indonesia ramai mengomentari unggahan terkait Bjorka yang hilang dari sosial media Twitter , seperti akun @admad_1st.

Panik, panik, panik, panik, ada yang panik, rahasia besarnya terbongkar,” katanya.

Sedangkan, Ismail Fahmi, pendiri Drone Emprit dalam akunnya @ismailfahmi, juga mengingatkan kepada netizen yang ikut membagikan data yang bocor secara lengkap.

Hati-hati buat netizen yang seneng karena dapat spill data dari Bjorka . Kalau ikut nge-share data lengkap, bisa masuk kategori doxing, transmisi data pribadi. Penyebaran data seperti ini bisa kena UU ITE. Bjorka mungkin aman, tapi Anda mudah ditemukan,” ujarnya.

Sebelumnya juga netizen ramai-ramai menanggapi pernyataan Menkominfo Johnny G Plate , yang diunggah oleh @lamputerangofficial terkait hacker Bjorka yang merupakan hacker ilegal, tetapi dielu-elukan seperti pahlawan.

Itu berarti rakyat sudah sebal sama Anda dan teman-teman kerja Anda, Pak,” kata akun @tyrannosaurus764.

Akun @aj.buddyp juga ikut menanggapi terkait pernyataan Menkominfo tersebut.

Masyarakat juga heran, Menteri kok membiarkan data dicuri,” ujarnya.***