Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Januari 29, 2023

rakyat62.id – Tim Gabungan Independen Pencari Fakta ( TGIPF ) tegas mengatakan Stadion Kanjuruhan tidak layak dijadikan lokasi pertandingan berisiko tinggi atau high risk match.

Simpulan sementara itu dilontarkan salah seorang anggota TGIPF , Nugroho Setiawan, yang sekaligus menjabat AFC Safety Security Officer.”Kesimpulannya sementara bahwa Stadion ini tidak layak untuk menggelar pertandingan high risk match. Mungkin kalau itu medium atau low risk masih bisa,” ucap dia, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Kemenko Polhukam , Minggu, Minggu, 9 Oktober 2022.

Dalam mengusut tuntas tragedi Kanjuruhan , TGIPF menemui banyak pihak terkait. Seperti, meninjau langsung Stadion Kanjuruhan , Malang , Jawa Timur .

Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Liverpool di Pekan ke-10 Liga Inggris, Dilengkapi Prakiraan Skor dan Susunan Pemain

Peristiwa yang menewaskan 131 orang tersebut menjadi salah satu prioritas kepolisian saat ini, mengingat skala korban terdampak dan masifnya gerakan setelahnya.

Anggota TGIPF Peristiwa Stadion Kanjuruhan Malang lainnya, Mayjen TNI (Purn) Suwarno menjelaskan, tim bertemu dengan semua unsur pengamanan di lokasi kejadian.

Unsur pengaman yang dimaksud diantaranya berasal dari kalangan kepolisian, Brimob, pengendali lapangan, hingga personel TNI.

“Kami mendapatkan informasi dari unsur panitia pelaksana di lapangan, unsur dari steward, dari security officer; dan hari ini, tim sempat melihat ke Stadion Kanjuruhan ,” ujar Suwarno.

Baca Juga: Suporter yang Rusuh di Luar Stadion Kanjuruhan Akan Segera Ditindak, Polri: Sebaiknya Serahkan Diri

“Semua informasi ini akan kami jadikan sebagai masukan dan nanti kami akan olah di Jakarta,” ujar dia lagi.

Masih dari keterangan Suwarno, TGIPF turut lakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan Aremania.

Terutama, suporter yang merasakan langsung alias berada di Kanjuruhan pada saat kerusuhan meletus, Sabtu, 1 Oktober 2022 lalu.

Tim pun berharap mendapatkan beberapa masukan komprehensif dari semua unsur yang telah ditemui satu persatu.

Baca Juga: Viral Petani Berdoa Dituntun Teknologi Canggih, Netizen: Ente Kadang-kadang Ente

Di sisi lain, seluruh pelaku anarkis dari kalangan suporter Arema FC , pada kerusuhan di Stadion Kanjuruhan akan segera ditindak tegas oleh pihak kepolisian.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo memastikan hal tersebut dalam keterangan terbaru.

“Minggu depan tim investigasi akan melakukan penegakan hukum kepada siapapun yang teridentifikasi melakukan pengrusakan dan pembakaran di luar stadion,” kata Dedi pada wartawan, di Jakarta, Sabtu, 8 Oktober 2022.Dedi menegaskan, pihaknya sedang mengusut seluruh pihak yang diduga merusak, membakar, menyerang, hingga berlaku anarki terhadap pemain dan ofisial klub sepak bola di luar stadion.

Jenderal bintang dua itu juga menjelaskan bahwa penyidik sudah memulai pengusutan para pelaku kerusuhan di lokasi sekitar pintu keluar, menggunakan pasal 170 KUHP. ***