Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Oktober 1, 2022

rakyat62.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap KAI Commuter Line bergabung untuk menerapkan tarif integrasi .

Diketahui, saat ini Pemprov Jakarta telah memberlakukan tarif integrasi di tiga moda transportasi, Transjakarta, LRT, dan MRT dengan biaya Rp10.000.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan memang saat ini tahap awal masih diberlakukan di tiga moda angkutan umum massal yang berada di bawah pengelolaan langsung Pemprov DKI Jakarta , yakni MRT, LRT, dan TransJakarta.

“Tentu tahap berikutnya kita harapkan moda angkutan umum massal lainnya yang beroperasi juga di Jakarta bahkan Jabodetabek seperti KRL ,” katanya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu 31 Agustus 2022.

Ke depan, Syafrin berharap pembayaran di tiga moda transportasi ini bisa diintegrasikan secara utuh dengan KRL sehingga masyarakat yang menggunakan transportasi publik bisa mendapatkan kemudahan.

“Baik dari sisi melakukan perjalanan maupun dari sisi mereka melakukan pembayaran,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jaklingko Muhamad Kamaludin saat ini pihaknya memang telah menyusun skenario agar tarif integrasi bisa juga diberlakukan di KRL .

“Jadi untuk kajiannya skenarionya sudah ada yang input dengan krl dan ini akan ditindaklanjuti,” ujarnya.

“Untuk sekarang kita fokus kepada implementasi putusan yang sudah ada, sudah ada peraturannya, kemudian kami lakukan evaluasi. Setelahnya kami tindak lanjuti hasil dari kajian yang sudah mencakup skenario dengan KRL ,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan tarif integrasi untuk transportasi umum massal, seperti TransJakarta, MRT dan LRT mulai berlaku sejak Kamis, 11 Agustus 2022 kemarin.

Terkait tarif integrasi itu, PT JakLingko Indonesia membeberkan 28 koridor TransJakarta yang akan memulai tahap awalnya.

Sekretaris Perusahaan PT JakLingko Indonesia, Kevin Haikal juga mengungkap tentang rencana ke depannya yang menambah koridor-koridor TransJakarta lain untuk ikut dalam tarif integrasi itu.

“Jumlahnya akan terus bertambah sesuai pengembangan,” katanya.***