Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Februari 3, 2023

rakyat62.id Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna dihadirkan dengan tujuan menciptakan suasana damai serta kondusif pada aksi unjuk rasa yang tengah berlangsung.

Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat (Wadir Binmas) Polda Metro Jaya AKBP Yudhistira mengatakan bahwa pengerahan sejumlah personal agar situasi unjuk rasa berjalan lancar.

“Tugas dari Pasukan Basmalah dari Direktorat Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya sesuai arahan Pak Kapolda Metro Jaya, pertama kita memohon kepada Allah SWT supaya situasi dan kondisi dalam upaya penyampaian aspirasi dan pengamanannya dapat berjalan lancar dan dilindungi oleh Allah,” kata Yudhistira dikutip Pikiran-rakyat.com dari Antara.

Yudhistira berharap doa yang dibacakan oleh Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna ini dapat membantu menjaga situasi kondusif di tengah aksi.

“Kita harapkan dan kota yakin saudara-saudara kita ini banyak yang Muslim untuk bisa menahan amarah dan provokasi serta tetap ingat kepada Allah SWT,” ujar Yudhistira.

Selain itu, Pasukan Basmalah dan Asmail Husna ini juga diharapkan dapat menjaga moral anggota pasukan pengamanan agar tidak terpancing provokasi dari pihak-pihak jahil.

“Kemudian, satu sisi kita juga menjaga moral dari pada anggota khususnya TNI-Polri untuk tetap teang dan tidak terpancing provokasi dan sebagainya,” ucapnya melanjutkan.

Polda Metro Jaya menyiapkan pasukan inu dengan sebuah tugas yang khusus untuk melantunkan nama-nama Allah dan doa selama berlangsungnya unjuk rasa .

Khususnya saat setelah pemerintah memutuskan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejak 3 September lalu.

“Semoga lantunan doa kami diijabah oleh Allah SWT. Semoga pendemo pulang dengan selamat dan tidak ada anarkisme selama aksi unjuk rasa ,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen pol Fadil Imran.

Pada tugas yang diberikan, pasukan khusus ini mengenakan seragam dengan peci putih dan balutan sorban di leher.

Doa-doa yang dilantunkan oleh Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna dinilai memiliki nilai-nilai yang sama dengan tugas kepolisian.

“Secara tersirat, petugas kepolisian berusaha memberikan pelayanan, ketertiban, dan keamanan yang selaras dengan sifat-sifat Allah, yakni penuh kasih sayang kepada massa aksi,” ujar Fadil Imran.

Melalui lantunan yang dikumandangkan ini, Fadil berharap tidak ada lagi permusuhan dan dendam antara petugas dan masyarakat.

“Kami disumpah negara untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Bukan hanya bagi para pendemo, tetapi seluruh masyarakat. Memberi kenyamanan dan keamanan di lingkungan masyarakat,” ucapnya menambahkan. (Shafira Meiriska Putri)***