Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

September 29, 2022

rakyat62.id – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan bahwa Norwegia menyampaikan apresiasi atas upaya konsisten Indonesia untuk mengurangi deforestasi sebagai bagian dari upaya mencapai target iklim dan konservasi biodiversitas.

“Pemerintah Norwegia menyampaikan apresiasi mereka terhadap upaya signifikan, konsisten dan berkelanjutan Indonesia mengurangi deforestasi yang berkontribusi mencapai target perubahan iklim global dan konservasi biodiversitas dalam perkembangan saat ini dan berniat melakukan kolaborasi baru,” ujar Menteri LHK Siti Nurbaya dalam konferensi pers di Kantor KLHLK, Jakarta, Senin.

Siti mengatakan bahwa Indonesia dan Norwegia telah menandatangani nota kesepahaman terkait kolaborasi mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca di sektor kehutanan dan penggunaan lahan (forestry and other land use/FoLU). Salah satunya dalam bentuk dukungan terhadap implementasi penyerapan bersih emisi di sektor itu atau FoLU Net Sink 2030.

Indonesia, kata dia, terus bekerja untuk melakukan restorasi lingkungan hidup sambil tetap memastikan terjadi pembangunan dengan prinsip hijau dan berkelanjutan.

Indonesia juga terus menjaga tren penurunan deforestasi, berkurangnya kebakaran hutan dan lahan, langkah-langkah restorasi lahan gambut, moratorium permanen izin baru di hutan alam dan gambut, rehabilitasi hutan dan mangrove, perhutanan sosial, pengakuan hutan adat, mengatur jalur koridor satwa serta penegakan hukum yang lebih sistemik.

Untuk mendukung usaha-usaha tersebut, Indonesia dan Norwegia sepakat untuk berkolaborasi dalam beberapa bidang termasuk pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi lahan, pembangunan kapasitas untuk sekuestrasi karbon hutan alam, konservasi biodiversitas, pengurangan emisi dari kebakaran dan kerusakan gambut, memperkuat penegakan hukum serta berbagi ilmu dan informasi teknis.

Siti mengatakan bahwa nota kesepahaman Indonesia dan Norwegia bukan hanya sekedar kemitraan, tapi juga melingkupi keterlibatan lebih dalam di isu iklim dan kehutanan di Tanah Air.

“MoU ini juga ingin menekankan pentingnya manfaat yang dapat dirasakan nyata dan langsung bagi masyarakat dan untuk kemajuan Indonesia dan sesuai dengan tata kelola yang berlaku,” demikian Siti Nurbaya.*