Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Januari 29, 2023

rakyat62.id – KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kini menggandeng IDI (Ikatan Dokter Indonesia) Papua untuk turun tangan menghadapi Gubernur Papua , Lukas Enembe .

Langkah tersebut diambil Lukas Enembe lantaran orang nomor satu di Papua itu selalu mangkir dari panggilan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka maling uang rakyat.

KPK telah mengirimkan dua panggilan kepada Lukas Enembe , tetapi tidak ada satupun yang dipenuhi.

Disebutkan kuasa hukum Lukas Enembe , Stefanus Roy Rening, ketidakhadiran atasannya disebabkan sakit.

Tak lama usai KPK menetapkan status sebagai tersangka maling uang rakyat, Lukas Enembe dikabarkan sakit dan mengaku harus mendapatkan perawatan di luar negeri.

Pada Senin, 26 September 2022, Lukas Enembe seharusnya datang untuk memenuhi panggilan KPK .

Namun, alih-alih Lukas Ennembe, yang datang justru kuasa hukumnya.

“Hari Senin harusnya Pak Lukas yang diperiksa, tapi yang bersangkutan, pengacaranya, dan dokter kan sudah menyampaikan bahwa beliau itu sakit. Untuk tindak lanjut berikutnya, tentu kami ingin memastikan yang bersangkutan itu benar-benar sakit,” kata wakil ketua KPK , Alex Marwata.

Untuk memastikan alasan sakit Lukas Enembe bukan suatu kebohongan, Alex Marwata berujar jika KPK akan mengganderng IDI Papua .

“Tentu harus ada second opinion. Kami sudah memerintahkan agar berkooridnasi dengan IDI untuk memeriksa Pak Lukas, mungkin di Jayapura apakah benar yang bersangkutan sakit, dan apakah sakitnya itu sedemikian parahnya sehingga harus berobat ke luar negeri,” ujar Alex Marwata dikutip Pikiran-Rakyat.com dari PMJ News.***