Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Oktober 4, 2022

rakyat62.id – Tersangka kasus pencurian uang rakyat bos PT Duta Palma Group, Surya Darmadi mulai melakukan pemeriksaan atas kasus megakorupsi yang merugikan negara hingga Rp104 triliun.

Dalam kasus tersebut, Surya Darmadi telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan megakorupsi penyalahgunaan izin lokasi dan izin usaha perkebunan di Kawasan Indragiri Hulu.

Kasus pencurian uang rakyat ini disebut sebagai kasus terbesar di Indonesia.

Surya Darmadi diduga melakukan tindak pidana bersama-sama dengan Bupati Indragiri Hulu periode 1999-2008 Raja Thamsir Rachman.

Bersamaan dengan berjalannya pemeriksaan, Kejaksaan Agung ( Kejagung ) menyita barang bukti hasil eksekusi Surya Darmadi .

Kejaksaan menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp5,1 triliun, 11.200.841 dolar AS, dan 646 dolar Singapura.

Barang bukti uang ini terbungkus rapi dalam plastik bening dan ditumpuk hingga 14 tumpuk. Terlihat pula barang bukti itu dijaga oleh dua personel pengamanan dalam berseragam Kejagung .

Setelah konferensi pers, uang-uang itu dimasukkan ke dalam mobil khusus untuk dititipkan ke bank Mandiri dan beberapa bank milik pemerintah.

“Hari ini ada penyerahan secara simbolis penitipan sitaan dari Jampidsus kepada perwakilan Bank Mandiri,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana dalam konferensi pers, di Gedung Kejagung RI.

“Uang sebanyak Rp5,1 triliun bukan hanya dititipkan kepada Bank Mandiri tapi ada di beberapa bank lain,” sambungnya seperti dikutip dari Antara.

Tak cuma uang Rp5,1 Triliun, Kejagung juga menyita beberapa aset Surya Darmadi di Sumatera Selatan.

Salah satu aset yang disita yaitu kapal tongkang, tang tugboat. Penyitaan aset itu dilakukan di perairan Musi Banyuasin (Muba), Sumsel dan dititipkan di Syahbandar Sungai lilin, Muba.

Kemudian Kejagung juga menyita sejumlah dokumen. Hal itu sesuai dengan Penetapan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang Nomor:20/Pen.Pid.Sus-TPK/2022/PN.Plg tanggal 24 Agustus 2022.***