Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Oktober 2, 2022

rakyat62.idAdegan Kuat dan Putri, dua tersangka di kamar, jadi perhatian.

Dua lokasi rekonstruksi adalah rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga serta rumah pribadinya di Jalan Saguling III Jakarta Selatan.

Sebanyak 78 reka adegan penembakan Brigadir J telah dilakukan oleh Tim Khusus (Timsus) Polri dengan memeragakan peristiwa yang terjadi di tiga lokasi.

Baca Juga: Profil Kuat Ma’ruf yang Diduga Jadi Selingkuhan Putri Candrawathi

Dari 78 reka adegan, sebanyak 16 adegan terjadi di Magelang, 35 adegan di rumah pribadi Sambo, dan 27 adegan di rumah dinas Sambo yang juga menjadi tempat kejadian perkara.

Timsus Polri turut mendatangkan lima tersangka pada rekonstruksi, yakni Ferdy Sambo , Putri Candrawathi , Bharada Richard Eliezer alias Bharada E , Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Maruf .

Rekonstruksi penembakan Brigadir J diawali ketika Istri Ferdy Sambo , Putri Candrawathi tengah berbaring di tempat tidurnya di Magelang, Jawa Tengah.

Saat itu, reka adegan menunjukkan Bripka Ricky Rizal masuk ke dalam kamar Putri dan menghampirinya.

Adegan setelahnya terlihat Kuat Maruf yang masuk ke dalam kamar Putri, dan duduk dengan kaki menyila di lantai sebelah kasurnya. Tak lama kemudian, Ma’ruf keluar dari kamar tersebut.

Sesaat setelah Ma’ruf meninggalkan kamar, Brigadir J yang diperankan oleh pemeran pengganti pun turut masuk ke dalam kamar Putri. Sama seperti Ma’ruf, ia juga duduk di lantai.

Sebelum Brigadir J menghampiri Putri, Bripka Ricky terlihat memberikan senjata api kepada Bharada E terlebih dahulu.

2. Diskusi Serius Putri-Sambo hingga Momen Pelukan

Dalam reka adegan di rumah pribadinya, terlihat Sambo dan Putri tengah duduk di sebuah sofa. Mereka tampak berdiskusi serius.

Setelah itu, Sambo mengeluarkan handy talky (HT) untuk memanggil para ajudan dan sopirnya, Bharada E , Bripka Ricky, dan Kuat Ma’ruf.

Ada hal yang menarik ketika adegan ini berlangsung, yakni Sambo sempat memeluk Putri dengan kedua tangan yang terikat. Meskipun begitu, belum dikonfirmasi apakah pelukan tersebut merupakan bagian dari reka adegan rekonstruksi atau gerakan spontan.

Usai Sambo menggunakan HT-nya, Putri meninggalkan tempat tersebut. Tak lama kemudian, terlihat Bripka Ricky datang menemui Sambo dan keduanya pun berdiskusi.

Pada adegan selanjutnya, Bripka Ricky terlibat dalam diskusi serius dengan Bharada E setelah sebelumnya Bharada E juga sempat berdiskusi dengan Sambo.

3. Bharada E Memasukan Senjata Api ke Dalam Mobil

Dari dalam rumah, Bharada E berjalan menuju ke arah mobil berwarna hitam yang terparkir di garasi depan rumah pribadi Sambo di Jalan Saguling III.

Ia tampak membuka tas hitam berisi senjata api yang tersimpan di dalam mobil. Selanjutnya, Bharada E memasukkan kembali senjata api itu ke dalam tas hitam yang sama dan membawanya.

4. Putri Semobil dengan Para Ajudan

Pada reka adegan, terlihat Putri Candrawathi menaiki mobil hitam. Ia duduk di belakang Bripka Ricky yang menjadi sopir. Sementara itu, Brigadir J duduk di bangku sebelah kemudi.

Ketiganya berangkat dari rumah pribadinya di Jalan Saguling II dan akan menuju ke tempat penembakan Brigadir J di rumah dinas Sambo.

Baca Juga: Bansos BSU Cair Kembali, Simak Syarat dan Cara Cek Penerimanya

Sesampainya di rumah dinas, Sambo yang tampak mengenakan sarung tangan hitam sempat menjatuhkan pistol miliknya ketika turun dari mobil.

Saat itu, Brigadir Romer sempat berniat membantu mengambil pistol tersebut. Namun, Sambo segera mengambil pistol tersebut sebelum akhirnya masuk ke dalam rumah dinasnya.

6. Bharada E dan Sambo Eksekusi Brigadir J

Reka adegan di ruang tengah rumah dinas Sambo menunjukkan Brigadir J yang ditodong pistol oleh Sambo. Brigadir J kemudian terlihat mengangkat kedua tangannya seolah memohon.

Baca Juga: Key SHINee Comeback Album Kedua Bertajuk Gasoline, Ini Daftar Lagunya

Bharada E juga mengarahkan senjata api ke hadapan Brigadir J . Tampak Brigadir J masih memohon-mohon untuk tidak ditembak. Namun, tak lama Bharada E terlihat menembakan pelurunya hingga Brigadir J tersungkur di sebelah tangga.

Tak hanya Bharada E , melalui kanal Polri TV, terlihat adegan Sambo yang turut melakukan penembakan kepada Brigadir J .

7. Sambo Rekayasa Kejadian di TKP

Ketika Brigadir J tersungkur akibat tembakan yang dilancarkan oleh Sambo dan Bharada E , Sambo sempat menghampiri Brigadir J .

Diketahui Sambo mengambil senjata api milik Yoshua dari saku celananya. Ia kemudian menembakan peluru ke arah dinding yang mengarah pada lantai dua dan dinding-dinding lainnya. Lalu, senjata api tersebut diletakan oleh Sambo di samping tubuh Brigadir J .(Khadijah Ardallyana Qirba)***