Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Januari 30, 2023

rakyat62.id – Pemakaman mewah bertabur bintang untuk mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang dibunuh pada Juli 2022 lalu menuai pro dan kontra.Shinzo Abe adalah Perdana Menteri Jepang kedua sejak Perang Dunia II yang menerima pemakaman kenegaraan.Biasanya, pemakaman perdana menteri yang lalu dan yang masih menjabat diselenggarakan bersama oleh pemerintah dan partai politik mereka, lapor media lokal.Tapi pemakaman Abe akan sepenuhnya dibayar dari anggaran nasional Jepang dengan perkiraan biaya 17 juta dolar AS atau sekitar Rp257 miliar (dengan kurs Rp 15.160), sebuah kehormatan yang biasanya hanya diperuntukkan bagi anggota keluarga kekaisaran.

Selain itu, anggaran pemakaman tersebut jauh lebih mahal ketimbang pemakaman Ratu Elizabeth II.

Keputusan itu telah membuat marah banyak pemilih dan mendorong beberapa orang untuk turun ke jalan sebagai protes.Pemakaman kenegaraan untuk Abe begitu kontroversial sehingga minggu lalu seorang pria membakar dirinya sendiri di Tokyo sebagai bentuk protes.

Meskipun jajak pendapat menunjukkan mayoritas pemilih Jepang tidak menyetujui pemakaman kenegaraan, acara tersebut tetap berlangsung pada pukul 3 sore waktu setempat.

Di antara para pemimpin dunia dalam daftar tamu adalah Wakil Presiden AS Kamala Harris dan PM India Narendra Modi.Terlepas dari popularitas Abe di antara teman dan sekutu Jepang , di dalam negeri warisan kontroversialnya membagi pendapat, terutama agenda nasionalistiknya yang sangat konservatif”Di Jepang , dia tidak pernah menjadi perdana menteri yang sangat populer,” kata Jeffrey Hall, pakar politik Jepang di Kanda University of International Studies.”Dia selalu mendapat sekitar 50, mungkin sedikit kurang dari 50 persen, peringkat persetujuan. Ketika dia meninggalkan kantor, peringkat persetujuannya turun bahkan lebih rendah dari itu.” kata Jeffrey. (Ratna Woro Susanti)***