Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Februari 2, 2023

rakyat62.id – Ibu Kota Ukraina , Kyiv , kembali diguncang ledakan keras pada Senin, 10 Oktober 2022.

Ledakan terjadi sehari setelah Moskow menyalahkan Ukraina atas ledakan mematikan di jembatan Krimea beberapa hari lalu yang menghubungkan Krimea ke Rusia.

Ledakan menghantam Kyiv sekitar pukul 8:15 waktu setempat dan seorang wartawan AFP di kota itu melihat banyak ambulans muncul menuju lokasi ledakan .

“Beberapa ledakan di distrik Shevchenkivskyi terjadi di pusat ibu kota,” kata Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko di media sosial.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap hitam membumbung di atas beberapa area kota.

Sementara itu, serangan terakhir Rusia di Kyiv terjadi pada 26 Juni lalu.

Ledakan itu terjadi sehari setelah Moskow menyalahkan Ukraina atas ledakan di jembatan yang menghubungkan Krimea ke Rusia, yang menyebabkan tiga orang tewas.

‚ÄúPenulis, pelaku, dan sponsor adalah dinas rahasia Ukraina ,” kata Presiden Rusia Vladimir Putin tentang pemboman jembatan Krimea hari Sabtu yang dia gambarkan sebagai tindakan teroris.

Vladimir Putin berbicara selama pertemuan dengan kepala komite investigasi yang telah dia bentuk untuk menyelidiki pengeboman itu.

Pemimpin Rusia itu bersiap untuk menggelar pertemuan dengan Dewan Keamanannya Senin malam.

“Besok presiden merencanakan pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Ledakan yang menghantam jembatan itu memicu perayaan dari warga Ukraina dan lainnya di media sosial.

Namun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, dalam pidato malamnya pada hari Sabtu, tidak secara langsung menyebutkan insiden itu dan para pejabat di Kyiv tidak secara langsung mengklaim bertanggung jawab.

Pada hari Sabtu, Rusia mengatakan beberapa lalu lintas jalan dan kereta api telah dilanjutkan kembali melalui jalur strategis, simbol aneksasi Krimea tahun 2014 oleh Kremlin.

Jembatan sepanjang 19 kilometer (12 mil) adalah penghubung pasokan vital antara Rusia dan Krimea yang dicaplok.***