Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Februari 3, 2023

rakyat62.id – Pemerintah Rusia mengatakan pada Selasa (27/9/2022) tak akan meminta ekstradisi warganya yang bepergian ke luar negeri untuk menghindari panggilan berperang di Ukraina.

Seperti diketahui, ribuan pria warga Rusia usia militer telah menyeberang ke negara-negara tetangga.

“Kementerian Pertahanan Rusia belum mengirim permintaan apa pun kepada pihak berwenang Kazakhstan, Georgia, atau negara lain mana pun atas dugaan pemulangan paksa warga Rusia ke tanah Rusia, dan tidak berencana untuk melakukannya,” kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP.

Negara-negara tetangga Rusia telah melihat banyak warga Rusia tiba secara massal sejak mobilisasi parsial itu diumumkan oleh Presiden Vladimir Putin pada Rabu (21/9/2022).

Mereka rela mengantre berjam-jam di penyeberangan perbatasan.

Pada hari ini, negara Asia Tengah Kazakhstan mengatakan sekitar 98.000 orang Rusia telah memasuki negara itu sejak Rabu (26/9/2022).

Presiden Kazakhtan Kassym-Jomart Tokayev berjanji untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan warga Rusia yang melarikan diri dari “situasi tanpa harapan”.

Banyak warga Rusia juga telah menuju ke negara tetangga Laut Hitam Georgia.

Pemerintah Georgia melihat jumlah warga Rusia yang tiba setiap hari belakangan ini hampir dua kali lipat lebih banyak sejak mobilisasi parsial diumumkan

Pada Selasa ini, Kementerian Dalam Negeri lokal di wilayah Rusia yang berbatasan dengan Georgia mengatakan situasi di perbatasan “sangat tegang”.

Kementerian menambahkan bahwa kantor mobilisasi mobile akan didirikan di perbatasan dalam “waktu dekat”.