Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

September 29, 2022

rakyat62.id – Pembalap Aprilia, Aleix Espargaro mengklaim tim Ducati membuat kesalahan untuk MotoGP 2023 .

Aleix Espargaro menyoroti keputusan memilih Enea Bastianini sebagai tandem Francesco Bagnaia ketimbang Jorge Martin .

Jorge Martin diklaim lebih sangar ketimbang rider yang saat ini masih berstatus sebagai rider Gresini Ducati tersebut.

Sebagaimana yang diketahui, Ducati sudah menentukan pilihan starting line-up pembalapnya untuk mengarungi MotoGP 2023 .

Enea Bastianini menjadi pilihan pabrikan Italia itu untuk berpasangan dengan Bagnaia.

Namun sebelum ketok palu atas keputusan tersebut, Bastianini memiliki pesaing pada diri Jorge Martin .

MotoGP 2022 menjadi tolak ukur penilaiannya. Dan hasilnya, Bastianini memang tampil lebih konsisten ketimbang rider berkabangsaan Spanyol itu.

Penunjukan Bastianini mengundang banyak reaksi, satu di antaranya datang dari Aleix Espargaro .

“Jika saya Ducati , tentu pilihannya kepada (Jorge) Martin. Apa yang dilakukan Ducati bisa saja salah (memilih Bastianini),” buka Aleix, dikutip dari laman Motosan.

“Jorge Martin memiliki bakat yang luar biasa hebat. Dia lebih sangar (ketimbang Bastianini),” tambah rider asal Catalan, Spanyol.

Jorge Martin memang tampil memukau di MotoGP 2021. Dia menunjukkan agresifitas di atas lintasan.

Namun yang menyebabkan dirinya banyak melakukan kasalahan di musim ini lantaran tekanan dari Ducati .

“Saya pikir Jorge Martin tidak mendapatkan hasil yang sesuai di musim ini karena banyak tekanan (dari Ducati ),” sambung saudara Pol Espargaro.

Meski demikian, rekan setim Maverick Vinales ini tak ingin terlalu ikut campur urusan ‘dapur’ Ducati .

“Secara pribadi, Martin adalah pembalap yang memiliki karakteristik seperti Marquez. Namun itu sudah menjadi pilihan Ducati , saya tak ingin lebih jauh lagi,” terangnya.

Jorge Martin sendiri memutuskan untuk tetap bertahan di Pramac Ducati untuk musim depan.

Untungnya, rider berjuluk Martinator ini mendapatkan spek motor yang sama dengan pembalap pabrikan untuk MotoGP 2023 . Ini menjadi satu-satunya alasan mengapa Martin mau memperpanjang masa baktinya.

Maklum, mimpi dari Jorge Martin adalah membela tim pabrikan di MotoGP 2023 . Meski kenyataannya mimpi tersebut harus tertunda.

(Tribunnews.com/Giri)

Sah Rebut Kursi Miller! Bastianini Terpilih Jadi Pembalap Ducati MotoGP 2023, Martin Tetap di Pramac