Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

November 30, 2022

GenPI.co – Pengacara Kamaruddin Simanjuntak blak-blakan mengeluarkan pernyataan mengejutkan seusai mendampingi pemeriksaan keluarga Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Menurut Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J itu, bahwa pihaknya kembali menemukan bukti baru terkait ancaman pembunuhan yang diterima oleh Brigadir J sebelum tewas dibunuh.

“Satu hal yang perlu rekan-rekan sampaikan kepada masyarakat, bahwa kami sudah menemukan jejak digital dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J,” jelas Kamaruddin Simanjuntak di Mapolda Jambi, Sabtu (23/7/2022).

BACA JUGA:  3 Zodiak Paling Mudah Cemburu, Mereka Selalu Curiga

Kamaruddin Simanjuntak membeberkan, sudah ada rekaman elektronik saat Brigadir J ketakutan diancam dibunuh pada Juni 2022 lalu.

“Almarhum itu sampai menangis, ancaman pembunuhan itu berlanjut terus sampai satu hari menjelang pembantaian, dan salah satu TKP nya itu ada di Magelang, Jawa Tengah,” ungkap Kamaruddin Simanjuntak.

BACA JUGA:  Kajian Gus Baha: Jangan Melakukan Tahajud Setiap Hari

Sebelumnya, dalam pemeriksaan oleh Tim Bareskrim Polri atas laporan dugaan pembunuhan berencana yang menimpa Brigadir Yosua, kuasa hukum keluarga Brigadir J menyerahkan puluhan barang bukti.

“Benar, ada puluhan barang bukti yang kami serahkan kepada penyidik dalam pemeriksaan ini, untuk jenisnya belum bisa kami sebutkan karena untuk kepentingan penyidikan,” beber Kamaruddin, Jumat (22/7/2022).

BACA JUGA:  5 Obat Herbal Ampuh untuk Diabetes, Khasiatnya Dahsyat

Tak hanya itu, Kamaruddin Simanjuntak juga mengungkapkan keyakinan pihak keluarga bahwa adanya kemungkinan Brigadir J dibunuh di tempat lain selain di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Artikel ini bersumber dari www.genpi.co.