Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Oktober 1, 2022

Jakarta: Bantuan Langsung Tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) resmi diluncurkan pada Rabu, 31 Agustus 2022. BLT BBM mulai disalurkan Presiden Joko Widodo di Kantor Pos Kabupaten Jayapura, Papua.
 
“Hari ini telah dimulai di Kantor Pos Kabupaten Jayapura, di Sentani, Jayapura,” ujar Jokowi dikutip dari Antara pada Rabu, 31 Agustus 2022.
 
BLT BBM merupakan salah satu program bantuan sosial (bansos) yang dicanangkan pemerintah untuk mengantisipasi dampak buruk dari kenaikan harga BBM. BLT diberikan pada 20,65 juta kelompok masyarakat sebesar Rp150 ribu sebanyak empat kali dengan total anggaran Rp12,4 triliun. 





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BLT tersebut akan dibayar Rp300 ribu oleh Kementerian Sosial sebanyak dua kali, melalui berbagai saluran Kantor Pos Indonesia.
 
PT Pos Indonesia selaku pelaksana penyaluran BLT BBM menyatakan kesiapannya mengemban amanah dan tugas negara tersebut. Direktur Utama Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi memastikan pihaknya mengintesifkan koordinasi dengan Kemensos mengenai data penerima.
 
“Data penerima secara bertahap akan kami terima. Saat ini data yang masuk sudah ada 1,5 juta orang dan kami langsung mengirimkan undangan ke alamat masing-masing dengan keterangan jadwal dan lokasi pengambilan BLT BBM,” ujar Faizal dikutip dari Antara pada Rabu, 31 Agustus 2022. 
 

Faizal menambahkan penyaluran bantuan tersebut akan dilakukan dengan tiga cara. Pertama, mengambilnya di kantor pos terdekat bagi penerima manfaat yang berdomisili dalam radius sekitar 500 meter dari kantor pos.
 
Kedua, menyalurkan melalui komunitas, seperti RT/RW, kelurahan dan kecamatan. Ketiga, diantar langsung ke setiap rumah bagi kalangan disabilitas, orang tua, dan warga yang bermukim di wilayah terdepan, tertinggal, terluar (3T).
 
“Kami targetkan dalam dua minggu semua penerima manfaat BLT BBM akan menerima haknya. Oleh karena itu, kami juga akan meningkatkan kerja sama dengan pihak luar, seperti merekrut mahasiswa dan masyarakat sebagai tenaga juru bayar atau pemerintah daerah, dinas sosial, aparat setempat, kepolisian, dan tentara agar penyaluran bisa cepat,” pungkas Faizal.
 
Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memastikan pihaknya akan terus berupaya agar seluruh penerima manfaat dapat menerima bantuan tersebut.
 
“Nanti kami akan selesaikan, jadi kami punya program nanti yang untuk daerah pegunungan itu kami akan kirim sendiri secara khusus. Jadi nanti bisa komplain ke kita. Kayak kemarin kita sudah ke Nduga, kita khusus bagi-bagi yang belum, yang tidak ada namanya kita bagi,” kata Risma.
 
Lantas bagaimana cara mengetahui Anda masuk sebagai penerima BLT BBM? Berikut penjelasannya!

  1. Buka link cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan alamat tempat tinggal yang terdiri dari provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa atau kelurahan.
  3. Masukkan nama PM (Penerima Manfaat) sesuai KTP.
  4. Masukkan 8 huruf kode captcha.
  5. Jika kode huruf kurang jelas, klik ‘refresh‘ untuk mendapatkan huruf kode baru.
  6. Pilih ‘Cari Data’.

 

(PAT)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.