Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

September 28, 2022

rakyat62.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan Produk Domestik Bruto (PDB) perikanan tumbuh 4 sampai 6 persen pada tahun 2023.

Di tahun tersebut, besar pagu anggaran KKP sesuai Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, sebesar Rp 6,76 triliun.

Hal ini disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI membahas Rencana Kerja dan Anggaran KKP tahun 2023, di Jakarta , Selasa (30/8/2022).

“Indikator Kinerja Utama KKP yang tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2023 antara lain pertumbuhan PDB perikanan 4-6 persen, dan produksi perikanan 30,31 juta ton,” kata dia dalam siaran pers, dikutip Rabu (31/8/2022).

Ia menambahkan, indikator kinerja utama lainnya di tahun 2023 yakni ekspor hasil perikanan sebesar 7,6 miliar dollar AS, peningkatan angka konsumsi ikan menjadi 61,02 kg/kapita, Nilai Tukar Nelayan 107, luas kawasan konservasi 29,1 juta hektar, dan presentase kepatuhan pelaku usaha kelautan dan perikanan sebesar 97 persen.

Dalam upaya mencapai target-target tersebut, KKP telah menetapkan arah kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan berbasis ekonomi biru. Hal itu meliputi perluasan wilayah konservasi perairan, dan penerapan kebijakan penangkapan terukur berbasis kuota di setiap Wilayah Pengelolaan Perikanan.

Kemudian, ada pula upaya pengembangan perikanan budidaya laut, pesisir, dan tawar yang ramah lingkungan, pengelolaan sampah laut, serta pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau kecil yang diperkuat dengan peningkatan daya saing, penguatan pengawasan, dan peningkatan kapasitas SDM kelautan dan perikanan.

“Melalui program-program berbasis ekonomi biru, kami mengupayakan pertumbuhan ekonomi dengan tetap memerhatikan keberlanjutan ekologi,” paparnya.

Trenggono melanjutkan, dengan anggaran belanja yang ada pihaknya juga telah merancang sejumlah kegiatan prioritas di tahun 2023 berdasarkan unit kerja. Di antaranya, ada kegiatan pengembangan nelayan maju (Kalaju) dan kampung perikanan budidaya, juga pengembangan rantai dingin.

Lalu, ada pula kegiatan promosi produk kelautan dan perikanan skala internasional, rehabilitasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, hingga peningkatan pengembangan perikanan budidaya untuk peningkatan ekspor udang, lobster, kepiting, rajungan dan rumput laut.

Sebagai informasi, pagu anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp 6,76 triliun. Jumlah itu setera dengan 0,0068 persen dari total alokasi belanja seluruh kementerian dan lembaga tahun 2023 sebesar Rp 993,2 triliun.