Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

Oktober 2, 2022

Jakarta: PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatat tren penjualan produk properti terus meningkat. Hal ini tercermin pada penjualan dan pendapatan usaha APLN yang naik sekitar 160 persen menjadi Rp1,2 triliun pada kuartal I-2022 (year on year), dimana sekitar Rp800 miliar berasal dari marketing sales properti.
 
“Pemerintah menjadikan properti sebagai pendorong tren percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Marketing Director PT Agung Podomoro Land Tbk. Agung Wirajaya dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Agustus 2022.
 
Ia menyebut, kenaikan penjualan ini didukung oleh adanya insentif berupa  Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga akhir September 2022. Insentif pemerintah ini dinilai menjadi momentum paling tepat untuk membeli properti, baik untuk hunian maupun investasi.





Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Hal ini menunjukkan bahwa insentif pemerintah, juga memperkuat performa pelaku industri properti, termasuk Agung Podomoro yang mengembangkan kawasan superblok yang terintregrasi yakni Podomoro City Deli Medan,” katanya.
 
Assistant Vice President Podomoro City Deli Medan Yenti Lokat menyebut, kebijakan pemerintah melalui insentif ini berdampak besar pada penjualan properti siap huni. Momen ini dioptimalkan Podomoro City Deli Medan dengan menawarkan Tribeca Kondominium dan apartemen premium Empire Tower.
 
“Kami juga melihat terjadi peningkatan minat dalam investasi properti karena kondominium dan apartemen tidak hanya cocok dijadikan rumah tinggal, tetapi juga bisnis penyewaan apartemen yang pastinya menjamin cuan,” ujar dia.
 
Menurutnya, hal ini tidak hanya berlaku untuk masyarakat yang membutuhkan hunian, tetapi juga bagi masyarakat yang berminat untuk menambah aset investasi lewat properti. Bahkan investor Podomoro City Deli Medan tidak hanya dari kawasan Sumatera Utara saja, tapi dari Jakarta hingga Papua.
 

 
Kota Medan merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia yang sangat prospektif untuk investasi properti. Aktivitas bisnis dan perdagangan di Medan juga cukup tinggi sehingga permintaan akan properti senantiasa meningkat. Apalagi di tengah berbagai ketidakpastian ekonomi saat ini.
 
“Kami sangat bersyukur di tengah situasi yang sangat menantang dan dinamis, Podomoro City Deli Medan menghadirkan tower premium terakhir untuk menjawab kebutuhan pasar. Tower ini diharapkan menjadi pelengkap dan akan semakin memperkuat Podomoro City Deli Medan sebagai ikon dan magnet ekonomi kuat, tidak hanya wilayah Medan namun Sumatera Utara,” kata Agung.
 
Presiden Direktur Era Indonesia Darmadi Dharmawangsa mengatakan bahwa situasi ekonomi yang mulai pulih pascakrisis merupakan momentum tepat untuk membeli properti. Situasi pemulihan ini juga bisa dimanfaatkan oleh pengembang untuk mengembangkan produk-produk baru. 
 
“Apartemen adalah jenis properti yang sangat menarik di kota-kota besar karena menjadi solusi untuk mengatasi mahalnya harga tanah. Apartemen muncul karena adanya kebutuhan, dan menariknya fasilitas yang ditawarkan dari apartemen pasti lebih banyak,” ujarnya. 
 

(END)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.