Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

September 29, 2022

rakyat62.id – Hingga Agustus 2022, bank asal Korea Selatan OK Bank telah menyalurkan kredit sebesar Rp 1,17 triliun dalam kategori ritel. Hal ini menunjukkan peningkatan layanan produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) di masyarakat.

Department Head retail OK Bank Hardiansyah Ramadhan mengatakan, OK Bank baru dua tahun terakhir atau sejak 2019 menggarap produk KTA.

Salah satu produk perbankannya, OK KTA memberikan akses KTA bagi masyarakat Indonesia dari seluruh kalangan untuk mendapatkan dana tambahan secara mudah, cepat dan aman.

Pencapaian signifikan dari produk KTA ini didasarkan dari komitmen OK Bank untuk terus meningkatkan layanan finansialnya.

“Sebagai salah satu pemain perbankan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan finansial kami, khususnya pada penyediaan dana tambahan kepada masyarakat Indonesia. Peningkatan pelayanan ini datang dari sisi marketing, staff analis, hingga sistem pencairan dana,” kata Hardiansyah melalui keterangannya, Senin (12/9/2022).


Sementara itu dalam merayakan Hari Pelanggan Nasional, OK Bank juga terus berkomitmen meingkatkan layanannya. Yakni peningkatan layanan dari sisi proses pengajuan dan sistem administrasi yang maksimal.

OK Bank juga berkomitmen menjaga keamanan data nasabahnya serta memastikan akses pengajuan KTA yang aman.

“Keamanan nasabah dan data nasabah menjadi perhatian utama bagi OK Bank,” katanya.

Menurut dia, keseluruhan transaksi diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OK Bank juga sudah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan Inovasi Keuangan Digital (Credit Scoring and Aggregator) yang terdaftar di OJK untuk mencegah terjadinya risiko cyber and financial crime.

“Hal ini tentunya lebih memberikan ketenangan karena calon nasabah jadi tidak perlu ragu untuk menggunakan jasa OK Bank dalam mendukung kebutuhan secara finansial,” tutup Hardiansyah.

Sebagai informasi, Bank Oke Indonesia atau lebih dikenal sebagai OK Bank adalah bank yang berdiri pada tahun 1991 dan diakuisisi oleh perusahaan jasa keuangan APRO Financial (sekarang OK Financial Group), yang merupakan finansial grup terbesar asal Korea Selatan yang berfokus di sektor kredit personal.

Tidak hanya di bisnis perbankan, OK Financial Group juga memiliki beberapa jenis bisnis lainnya di bidang kredit konsumen, kredit finansial, kredit informasi, NPL dan juga beberapa bisnis di mancanegara seperti di China, Kamboja, dan Vietnam.