Rakyat62.id

Media Rakyat Kreatif dan Inovatif!

November 30, 2022

2 menit

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan Kampung Susun Produktif Tumbuh (KSPT) Cakung yang diperuntukkan bagi warga eks Bukit Duri yang terdampak normalisasi Sungai Ciliwung. Intip desain Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung pada artikel ini!

Bangunan yang berada di Kelurahan Jatinegara, Jakarta Timur itu memiliki konsep permukiman vertikal yang didesain oleh arsitek Indonesia, Yu Sing.

Sumber Inspirasi Perancangan Bangunan

Begini Desain Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung

Melansir dari kompas.com, desain itu terinspirasi dari proses identifikasi ruang kebutuhan pengembangan ekonomi warga eks Bukit Duri sebagai warga kampung kota.

Nantinya, bangunan itu bukan hanya berfungsi sebagai hunian, tapi juga ruang ekonomi sebagai sumber mata pencaharian warga.

“Kampung yang bersusun vertikal ini, setiap rumahnya walaupun kecil, masih punya ruang ekonomi. Kampung Susun Produktif,” ujar Yu Sing seperti yang dilansir kompas.com, Jumat (26/08/2022).

Desain Kampung Susun

interior Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung

Bangunan KSPT Cakung didesain panggung dan bagian bawah bangunan difungsikan sebagai bak detensi untuk menampung air hujan sebagai sumber air bersih.

Lalu setiap unit hunian luasnya 36 meter persegi yang didesain memiliki mezanin dan dapat menjalankan dua fungsi, yaitu 21 meter persegi untuk ruang privat/keluarga, dan 15 meter persegi untuk ruang usaha/kerja.

Setiap unit juga memiliki ketinggian antar lantai 396 cm sehingga memungkinkan dibuat mezanin untuk menambah ruang.

“Warga kampung kota semakin memadat karena tidak mampu memproduksi ruang tumbuh. Namun, Kampung Susun Produktif Tumbuh disiapkan untuk pertumbuhan kebutuhan ruang warganya,” jelas Yu Sing.

Memiliki Ventilasi Alami

Perlu diketahui, koridor hunian kebanyakan rusun atau apartemen di Indonesia itu berupa koridor tengah (kiri kanan hunian) sehingga kurang dapat cahaya dan ventilasi alami, serta tidak bisa melihat langit.

Sementara pada rusun atau apartemen di Jepang dan Singapura, hampir semuanya koridor tepi (hunian pada satu sisi).

Berdasarkan hal itu, menurut Yu Sing kampung susun akan lebih menyenangkan bila suasananya koridor tepi, seperti jalan kampung yang terbuka dan bisa melihat langit.

Maka, KSPT Cakung menerapkan dua baris hunian koridor tepi disusun berhadap-hadapan, split level setiap 1/2 lantai, dengan skala atrium taman tengah yang akrab.

“Cahaya matahari dapat menerangi hingga koridor lantai bawah. Pepohonan bisa tumbuh di antaranya. Kemewahan ini tidak dimiliki bahkan oleh banyak apartemen komersial,” terangnya.

Sementara untuk bagian fasad bangunan menggunakan warna beragam yang diadaptasi dari rumah-rumah kampung kota meski secara umum warnanya saling bertabrakan.

“Di sini (KSPT Cakung) warna-warni dipilih yang pastel dan mayoritas warna muda agar tidak tabrakan. Tapi tetap menggambarkan karakter visual kampung kota yang berwarna,” tutup Yu Sing.

***

Semoga bermanfaat, Property People.

Simak informasi menarik lainnya di Berita 99.co Indonesia.

Kunjungi 99.co/id dan rumah123.com untuk menemukan hunian impianmu dari sekarang.

Dapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan properti, karena kami selalu #AdaBuatKamu.

Kunjungi dari sekarang dan temukan hunian favoritmu, salah satunya Griya Reja Residence!

Artikel ini bersumber dari www.99.co.